Sulistio Adi's Personal Page

Berbagi dalam bermatematika, berbudaya dan belajar

Desain


            Desain adalah semua aktifitas yang menciptakan atau mengembangkan produk, ide suatu produk, ataupun dokumentasi yang diperlukan untuk merealisasikan produk dan memenuhi kebutuhan pengguna dan pihak yang terkait. Desain tidak hanya menyangkut tujuan pemenuhan kebutuhan saja tapi termasuk daur hidup, dari mulai perancangan, pendistribusian, pengembangan, penggunaan, maupun penghentiannya. Desain tidak berhenti pada proses pengetahuan yang intensif, tapi memiliki tujuan yang jelas untuk mempengaruhi suatu kondisi menjadi seperti yang diinginkan


Riset Desain


           Riset desain bertujuan untuk mengembangkan produk maupun faktor-faktor yang mendukung produk itu sendiri. Riset desain itu mengenai desain dan untuk desain. Aspek-aspek desain sangat luas terkait dengan pengetahuan, metode, alat bantu untuk mengembangkan desain, proses desain, orang yang menggunakan, pihak formal, maupun kebijakan pemerintahan. Riset desain memberikan formulasi maupun validasi terhadap desain, baik model atau teori, selain itu dapat mengembangkan faktor-faktor pendukung yang membantu desain dan aplikasinya.


Metodologi Riset Desain


              Metodologi riset desain adalah kerangka berpikir heuristik yang mendasari Riset Desain sehingga misi Riset dapat diselesaikan. Perkembangan metodologi desain riset menemui berbagai hambatan salah satunya tidak adanya referensi kerangka berpikir yang baku karena setiap risetnya unik. Hal itu juga terjadi karena Riset desain berkembang sangat cepat sehingga banyak terjadi variasi referensi yang menyebabkan kurang bakunya riset ini. Selain itu banyak riset desain yang berhenti di tahap jurnal dan tidak pernah dapat diimplementasikan sehingga sifat desain yang purposif untuk mempengaruhi suatu kondisi menjadi tidak terlihat. Riset desain juga sangat bergantung pada jenis disiplin ilmu yang digunakan sehingga kurang terdapat pola yang lebih umum.


            Teori yang mudah didapat adalah DRM yang dikembangkan oleh Blessing dan Chakrabarti (2009). Metodologi desain dapat dideskripsikan dalam empat tahap yakni tahap Klarifikasi Riset, yakni mendeskripsikan kondisi saat ini baik dari segi desain maupun faktor pendukung desain, ekspektasi, dan rencana penelitian yang akan dilakukan, tahap Studi Deskriptif 1, yakni mendeskripsikan kondisi awal yang lebih formal disertai aspek terukur dan tak terukur, mengembangkan ekspektasi yang sudah ada dan implikasinya terhadap faktor pendukung desain, tahap Studi Preskriptif, yakni mendeskripsikan faktor pendukung yang diharapkan, faktor pendukung yang ada, evaluasi terhadap faktor pendukung, Studi Deskriptif 2, yakni mendeskripsikan implementasi desain, mendeskripsikan ukuran aspek yang dipelajari, dan implikasi terhadap pengembangan faktor pendukung.


                Metodologi Riset Desain meningkatkan mutu riset desain, yang implikasinya meningkatkan mutu desain itu sendiri. 


Reference; Blessing dan Chakrabarti (2009). DRM, Design Research Methodology. London: Springer - Verlag