Sulistio Adi's Personal Page

Berbagi dalam bermatematika, berbudaya dan belajar

Hal-hal yang harus diperhatikan dalam pengembangan bahan pembelajaran matematika


        Beberapahal perlu menjadi perhatian untuk mencapai tujuan pembelajaran matematikasekolah. Menurut Keith Delvin seperti yang dikutip oleh Evawati Alisah dan EkoPrasetyo Dharmawan (2007:35), matematika sebagai ilmu tentang pola merupakansebuah cara memandang dunia, baik dunia fisik, biologis, dan sosiologis dimanakita tinggal, dan juga cara memandang dunia hasil pemikiran. Artinya pembelajaranmatematika seharusnya didahului dengan memberikan objek pengamatan matematikayaitu dunia nyata, baik fisik, biologis, sosiologis, maupun pemikiran sehinggarealistis bagi siswa. Kendala yang dihadapi saat memberikan objek pengamatanmatematika, yang dapat berupa peristiwa tertentu, adalah adanya batasan ruangdan waktu. Media pembelajaran yang memanfaatkan multimedia mampu mengakomodasisuatu peristiwa/objek (Gerlach Venon S, Donald P. Ely, &Rob Melnick, 1980:244-246) sebagai salah satu bentuk pengalaman dan melampauibatasan ruang-waktu.

        

        Pembelajaranmatematika seharusnya memuat manfaat materi yang diberikan. Munif Chatib (2009:114) mengatakan bahwa kemanfaatan ilmu dalam kegiatan sehari-hari dijelaskanpada awal pembelajaran oleh guru. Misalnya, relasi lima orang anak dankegemarannya diberikan muatan emosi dengan adanya seseorang yang ingin memberihadiah pada salah satu anak berdasarkan kegemarannya. Fenomena ini dapat menjadipengantar yang baik dalam pembelajaran konsep dan representasi relasi.Keterbatasan ruang dan waktu untuk menyajikan fenomena ini dapat ditangani olehmedia pembelajaran seperti yang dikemukakan Arief S. Sadiman (2009: 17).


        Strategipembelajaran terbaik adalah menyampaikan materi kepada siswa dengan melibatkanemosinya (Munif Chatib, 2009: 140). Untuk lebih menguatkan kesan, pembelajaran melaluipemutaran film menjadi salah satu pilihan. Seperti yang dikatakan Munif Chatib(2009: 128) bahwa metode analisis film ternyata sangat disukai oleh siswa.Contohnya, pembelajaran relasi diberikan melalui pengantar penggunaan relasioleh Kevin Mitnick dalam aksi-aksinya yang merupakan tokoh di bidang keamanan dalam duniainformatika. Kisah nyata tentang Kevin Mitnick ini difilmkan dalam Takedown.


        Salahsatu cara menyajikan topik-topik matematika dengan menerapkan Empat Aturan yang dikembangkan oleh JamesStewart (2002: iv). Empat aturanmenyebutkan bahwa topik-topik harus disajikan secara geometri, numerik, dan aljabaryang menekankan sudut pandang verbal atau deskriptif. Empat aturan yangdikembangkan oleh james stewart secara langsung mengakomodasi modalitas belajaryang dikemukakan Munif Chatib. Modalitas belajar adalah cara informasi masuk kedalam otak melalui indra yang kita miliki (Munif Chatib, 2009: 136). Modalitasbelajar dibagi menjadi tiga macam, yakni visual,auditorial, dan kinestetik. Menurut penelitian Dr. Venon Magnesen yang di kutipdalam Munif Chatib (2009:136-137) juga menyebutkan bahwa 90% informasi dapatdiingat bila tiga macam modalitas belajar diberlakukan secara bersamaan.


        Pembelajaran materi/topik yang bersifatkemampuan teknis atau prosedur seperti representasi relasi sebaiknya menekankanpada alasan representasi dan langkah-langkah pembuatannya. Johnson dan Mowry(2001:vi) mengembangkan Mathematics, A Practical Odyssey memberikan penekananpada kata kunci dan prosedur teknis. Penekanan kata kunci juga dapat diberikanpada pendefinisian atau pendeskripsian konsep-konsep.


        PaoloFreire berpendapat bahwa pengetahuan sejati diperoleh melalui problematisasiatas diri sendiri dalam kaitannya dengan dunia luar, juga dalam dialog denganorang lain, yang tujuan akhirnya adalah historisitas manusia sebagai subjek(Siti Murtiningsih, 2004: 71). Problematisasi diri dapat diimplementasikandengan memberikan permasalahan dalam belajar yang menuntut umpan balik darisiswa. Pengertian dialog dalam pernyataan Friere dapat diperluas tidak hanyaterhadap orang lain, tetapi terhadap suatu sistem yang dibuat untukmengakomodasi pendapat. Implementasi dialog dalam pembelajaran dapat berupapertanyaan yang dijawab oleh siswa, dan tanggapan terhadap jawabannya mengarahke konsep yang benar.


        Berdasarkanuraian tersebut, pengembangan desain pembelajaran matematika sebaiknyamemperhatikan beberapa hal ditinjau dari aspek pembelajaran sebagai berikut:

a. Pendekatanpembelajaran menggunakan matematika sebagai cara pandang suatu objek.

b. Topikdibahas melalui cerita yang memuat emosi.

c. Topikdidahului kejadian yang memuat asas kemanfaatan materi pembelajaran.

d. Topikmenggunakan pendekatan deskriptif, formal, dan visual secara bersama-sama.

e. Pembahasanmemberikan penekanan pada kata kunci dan prosedur.

f. Topikdisampaikan melalui pertanyaan disertai tanggapan jawaban yang membimbing kekonsep yang benar.



Referensi:

Evawati Alisah dan Eko PrasetyoDarmawan. 2007. Filsafat DuniaMatematika. Jakarta: Prestasi Pustaka Raya.

GerlachVenon S., Donald P. Ely, & Rob Melnick. 1980. Teaching and Media a systematic approach. New Jersey: Prentice -Hall, Inc.

MunifChatib. 2009. Sekolahnya Manusia.Bandung: Penerbit Kaifa.

AriefS. Sadiman, dkk. 2009. Media Pendidikan,Pengertian, Pengembangan, dan Pemanfaatannya. Jakarta: Rajawali Press.

JamesStewart. 2002. Kalkulus. Edisi Keempat.Jakarta: Erlangga.

Johnson, David B. & Thomas A.Mowry. 2001. Mathematics A PracticalOdyssey. California, USA : Brooks/Cole.

Siti Murtiningsih. 2004. Pendidikan Alat Perlawanan, TeoriPendidikan Radikal Paolo Freire. Yogyakarta: Resist Book.