Sulistio Adi's Personal Page

Berbagi dalam bermatematika, berbudaya dan belajar

Standar kualitas rekayasa software media pembelajaran


        Romi Satrio Wahono (2006) menjelaskan bagaimana kita seharusnya menilai kualitas media pembelajaran dari ranah rekayasa software sebagai paket media pembelajaran yang sudah mulai digunakan secara massal. Di salah satu aspek yang diberikan, Romi masih belum mendeskripsikan secara detail tentang sisi desain grafis suatu software. Sisi desain grafis dapat dinilai dari aspek layour user interface dan konsistensinya yang dideskripsikan sebagai berikut.


            Desain visual padamedia berbasis multimedia harus komunikatif dan estetis. Untuk mendapatkan desain yang komunikatif dan estetis perlu memperhatikan pembuatan tata letak suatu tampilan, yaitu dengan mengatur elemen-elemen layoutseperti teks, image,dan animasi. Prinsip dasar layoutuser interface (Ariesto Hadi Sutopo, 2003: 45) meliputi:

a. Kesatuan,yaitu elemen-elemen desain harus ditempatkan sedemikian rupasehingga merupakan kesatuan-kesatuan informasi.

b. Keseimbangan,yaitu elemen-elemen desain harus ditempatkan sedemikian rupasehingga terdapat keseimbangan setiap halaman.
c. Irama,yaitu elemen-elemen desain ditempatkan dengan teratur secaravertikal dan horizontal.
d. Kontinuitas,yaitu tampilan harus mencerminkan kesinambungan dari satu bagian kebagian lain.


               Bentuk visual yang konsisten akan memudahkan siswa dalam melakukan perintah. Menurut Ariesto Hadi Sutopo (2003: 45), cara untuk mendapatkan konsistensi, yaitu

a. Penggunaanwarna pada elemen yang sama harus sama sehingga tidak menimbulkanpenafsiran yang berbeda.

b. Posisimenu sebaiknya diletakkan pada lokasi yang sama sehingga siswa tidakselalu mencari-cari untuk menemukannya.
c. Penggunaanikon dan simbol harus sama untuk operasi yang sama


            Pengorganisasian aspek-aspek penilaian dengan pendapat Romi dilengkapi denganprinsip-prinsip desain grafis menjadi standar penilaian software yang terorganisir dengan baik. Ariesto Hadi Sutopo (2003: 43-44) juga menyertakan pendapat Linda Tway (1992), yakni perancangan screen, dalam prinsip desain grafis. Tetapi setiap butir dalam prinsip perancangan screen menurut Tway termasuk dalam aspek layoutuser interface dan aspek konsistensi yang dikemukakan oleh Ariesto (2003: 45). Pendapat lain sudah termasuk di dalam aspek-aspek yang disebutkan sebelumnya seperti kualitas teknik yang dikemukakan oleh Walker dan Hess (Pratjaja, 2008: 31) dan SREB (2006). Tan Seng Chee & Angela F. L. Wong (2003: 136-140) memberi penilaian dari sudut pandang objek-objek multimedia yang lebih sederhana dan mudah tetapi tidak lengkap.


Reference

Romi Satrio Wahono.2006. Aspek Rekayasa Perangkat Lunak dalam Media Pembelajaran. 20 Des 2012. http://romisatriowahono.net/?p=170

Tan Seng Chee &Angela F. L. Wong. 2003. Teaching and Learning with Technology. Singapore: Prentice Hall.

Southern Regional Education Board. 2006. Criteriafor Evaluating Computer Courseware. 20 Des 2012.

Ariesto Hadi Sutopo.2003. Multimedia Interaktif dengan Flash. Yogyakarta: Graha Ilmu.

Pratjaja. 2008. Pengembangan Media Pembelajaran Berbantu Komputer Mata Pelajaran IPA SMP.Tesis. Yogyakarta: Jurusan Teknologi Pembelajaran Program Pascasarjana Universitas Negeri Yogyakarta.